Terasa kebimbangan yang mendera, saat ingin marah karena cemburu tapi tak ada adalasan untuk meluapkannya. Ingin diam namun semakin ku diam, maka akan menimbulkan perih yang mendalam. Ingin melepaskan namun ada ketidakrelaan. Ingin memperjuangkan namun kuharus sadar aku tak baik untuknya.Untuk apa memperjuangkannya jika hanya untuk membuatnya sakit.Untuk apa berani mengatakan cinta kalau tak mampu membahagiakannya. Untuk apa Mengaku sayang kalau ujung-ujungnya kau hanya bisa selalu berkata "MAAF dan MAAF". Meski seribu kata maaf yang kau ucapkan namun tak ada tindakan yang kau buktikan, itu tak ada artinya. Harusnya cinta itu membahagiakan, bukan menyedihkan. Jadi jika ada yang membuatnya merasa senang dan selalu tersenyum, bahkan tertawa, mengapa tak kau biarkan dia terbang dan mencari kebahagiaannya sendiri. seharusnya kau tetap tersenyum bahagia melihatnya bahagia meski dengan yang lain. Makanya jangan terlalu berharap jika kau tak pantas diharapkan. Jangan pernah berharap untuk menjadi yang spesial jika terlebih dahulu kau tidak bisa selalu ada untuknya. Dan jangan berharap menjadi yang istimewa jika kau tidak bisa selalu ada untuknya. Jangan berharap menjadi yang terindah jika kau hanya selalu membuatnya sedih, sedangka ada orang lain selalu membuatnya bahagia.
Mungkinkah aku tidak bisa berharap lebih dari teman???